Tuesday, March 30, 2010

Stroke Ringan

“He had a massive stroke. He died with his tie on. Do you think that could be our generation's equivalent of that old saying about dying with your boots on?

-Stephen King-


Setelah vakum beberapa lama, akhirnya gw nulis blog lagi...

This one is dedicated for my friend, yang baru aja kena stroke ringan...


Apa itu stroke ?

A stroke (sometimes called a cerebrovascular accident (CVA)) is the rapidly developing loss of brain function(s) due to disturbance in theblood supply to the brain, caused by a blocked or burst blood vessel.”

-Wikipedia-


Terjemahan bebas gw: Stroke itu hilang / berkurangnya fungsi otak karena kekurangan suplai oksigen ke otak akibat penyumbatan pembuluh darah.

Bila suplai oksigen terputus selama 8-10 detik saja, bakal terjadi gangguan fungsi otak. Bila lebih lama dari 6-8 menit, bisa terjadi jejas (luka) yang tidak dapat pulih (irreversible), bahkan bisa berakhir dengan kematian.


Apa gejalanya ?

Secara umum serangan stroke ditandai adanya rasa lemah atau mati rasa mendadak pada wajah, lengan, dan kaki, tiba-tiba kehilangan penglihatan atau gelap, kabur terutama di salah satu mata, dan sebagainya.


Stroke sementara (Sembuh dalam beberapa menit/jam):

  • Tiba-tiba sakit kepala.
  • Pusing, bingung.
  • Penglihatan kabur atau kehilangan ketajaman. Ini bisa terjadi pada satu atau dua mata.
  • Kehilangan keseimbangan (limbung), lemah.
  • Rasa kebal atau kesemutan pada satu sisi tubuh.

Stroke ringan (Sembuh dalam beberapa minggu):

  • Beberapa atau semua gejala di atas.
  • Kelemahan atau kelumpuhan tangan/kaki.
  • Bicara tidak jelas.

Stroke berat (Sembuh atau mengalami perbaikan dalam beberapa bulan atau tahun. Tidak bisa sembuh total):

  • Semua/beberapa gejala stroke sementara dan ringan.
  • Koma jangka pendek (kehilangan kesadaran).
  • Kelemahan atau kelumpuhan tangan/kaki.
  • Bicara tidak jelas atau hilangnya kemampuan bicara.
  • Sukar menelan.
  • Kehilangan kontrol terhadap pengeluaran air seni dan feses.
  • Kehilangan daya ingat atau konsentrasi, perubahan perilaku, misalnya bicara tidak menentu, mudah marah, tingkah laku seperti anak kecil


Pencegahannya ?

Usaha terbaik untuk mencegah serangan stroke adalah menyingkirkan faktor risiko. Terutama bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi, penyakit jantung, transien iskemik (gangguan pasokan darah sesaat), diabetes mellitus, kolesterol darah tinggi, dan kebiasaan merokok.


Tips menghindari stroke muda:

1. Periksa tekanan darah secara rutin. Riset menunjukan bahwa rajin mengontrol tekanan darah dapat mengurangi 40% risiko stroke.

2. Singkirkan tembakau. Hasil studi memperlihatkan bahwa menjauhi tembakau mengurangi risiko stroke sampai 33%.3. Periksa leher. Mintalah pada dokter untuk mendengarkan bunyi mendesing di leher. Ini penting jika anda mengalami aterosklerosis atau pengerasan dan penebalan pembuluh darah yang menyebabkan tersebumbatnya aliran darah.

4. Olahraga. Riset menunjukan bahwa mereka yang mulai latihan olahraga pada usia antara 25-40 tahun, risiko terserang penyakit stroke berkurang 57%. Dedangkan yang mulai latihan olahraga pada usia 40-55 tahun, kesempatanya hanya 37% lebih baik untuk terhindar dari stroke.

5. Konsumsi sayur dan buah. Asal hijau atau orange, santap saja! Terlalu dini menyebut betakaroten dapat mencegah stroke. Tapi mengkonsumsi sayur-sayuran berwarna hijau dan buah-buahan setiap hari sangat baik

6. Konsumsi potasium. Riset menagaskan bahwa mengkonsumsi makanan kaya potasium sehari-hari dapat mengurangi risiko terserang stroke sebesar 40%. Kentang adalah sumber potasium yang baik, selain alpukat, kedela,pisang,salmon dan tomat.

7. Kurangi lemak. Apa yang baik bagi jantung anda, baik pula bagi otak anda. Menjaga kadar kolesterol berarti menghambat aterosklerosis dan penyakit stroke. Makanlah lemak tidak lebih dari 25% kebutuhan kalori.

8. Jauhi alkohol.


Semoga bermanfaat...

(disadur dari berbagai sumber di internet...)